Sabtu, 26 Juli 2008
Jumat, 25 Juli 2008
Rabu, 09 Juli 2008
Antara 'Wong Cilik' dan 'Wong Licik' dalam Pilkada
Pemilihan kepala daerah (pilkada) sedang marak dilaksanakan di berbagai daerah. Banyak bakal/calon kepala daerah yang berkampanye, berjanji, mengiming-imingi berbagai hal kepada masyarakat pemilihnya. Semua bakal/calon mengklaim bahwa mereka yang paling membela wong cilik. Dalam hal ini wong cilik menjadi komoditas kampanye. Sejalan dengan hal tersebut maka akan banyak muncul wong licik, yaitu orang yang mudah mengumbar janji dan dengan mudah pula mengingkarinya. Mereka mengidap penyakit lupa, atau bahkan saat berjanji juga sudah berniat mengingkari. Wallohu a'lam bishowab.
Rabu, 04 Juni 2008
Pendidikan Presiden
Dalam Daftar Inventaris Masalah RUU Pilpres 2009 dibahas syarat pendidikan calon presiden. Ada fraksi yang mengusulkan serendahya SLTA seperti UU 23/2003, ada yang mensyaratkan strata satu (sarjana), dan ada yang strata satu kecuali yang sudah pernah jadi presiden. Menurut saya jika hanya SLTA, sepertinya tidak sejalan dengan semangat meningkatkan kualitas sdm bangsa Indonesia yaitu dengan pendidikan. Untuk menjadi guru SD saja harus S1/D4 masa presiden SLTA? Saya bukan merendahkan guru SD, tetapi maksud saya bahwa kualitas pendidikan sangat berpengaruh pada kualitas sdm suatu negara. Presiden merupakan panutan dan tauladan rakyatnya sehingga selayaknya pendidikan presiden juga tinggi (sarjana).
Langganan:
Postingan (Atom)

