Minggu, 13 April 2008

Pemandian Air Panas Krakal

Kemarin aku pulang kampung. Walaupun sekarang tinggal di kampung juga. Krakal masih seperti yang dulu. Ramainya hari pasaran Selasa-Sabtu,kali Kedungbener yang sering banjir dan erosi,dll,hampir tak ada perubahan yang ekstrim.Salah satu hal yang melegakan yaitu pembuatan bronjong tepi kali pencegah erosi. Tak lupa mampir Pemandian Air Panas. Objek wisata yang berdiri tahun 1905 ini ada sedikit perubahan. Ada taman yang sejuk,kamar yang agak lapang dengan taman di dalam,tempat terapi air panas,di hari Minggu ada agak banyak pengunjung,dll. Tapi aku masih berangan-angan,jika suatu saat PAP Krakal ini bisa seperti Pemandian Guci Tegal. Ada kolam terbuka,vila,hotel,bumi perkemahan,pengunjung selalu banyak,bahkan kalau lebaran sampai macet berkilo-kilo meter. Dan tentunya memberi berkah kepada penduduk sekitar.Ah,entah kapan,entah bisa apa tidak. Semoga.........

Jumat, 11 April 2008

Berwisata ke Guci

Suatu sore di Guci setelah hujan. Air keruh mengalir lewat air terjun. Air erosi dari hulu begitu keruh. Hutan kita rusak. Mengalir lewat kali Gung ke laut Jawa. Berdiri di atas jembatan di atas kali memandang kepulan uap dari pancuran 13. Setelah berbasah-basah dan berhangat-hangat di kolam terbuka di hawa yang sejuk dingin enaknya makan. Ah, enak tenaaan........

Selasa, 08 April 2008

Objek Wisata Guci

Inilah latar belakang objek wisata Guci. Tulisan di punggung bukit seperti Hollywood.

Rabu, 02 April 2008

Belanja

Belanja atau 'shoping' sudah menjadi gaya hidup. Dari orang tua sampai anak-anak. Dari yang punya uang sampai yang harus utang. Dari orang kota sampai orang udik. Apalagi sekarang banyak betebaran mini market-mini market sampai pelosok desa. Alih-alih meningkatkan daya beli masyarakat, semakin meningkatlah konsumtifisme.

Belajar Menulis

Untuk dapat menulis, seseorang harus membaca. Maka, bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.(QS 96:1)